Client side dan Server side – Pernahkah kamu mendengar istilah kedua istilah tersebut? atau mungkin istilah ini masih terdengar asing ditelinga kalian? Jika kamu seorang web developer ataupun seorang siswa yang mengambil jurusan perangkat lunak, maka kamu pastinya sudah familiar dengan istilah client side scripting. Jadi apa sih sebenarnya client side scripting itu? untuk selengkapnya silahkan simak penjelasan yang akan kami berikan berikut ini.

Apa yang dimaksud Client Side Scripting?
Dalam pemrograman web, kamu akan mengenal istilah client side scripting kemudian satunya lagi server side scripting. Sederhananya sisi client adalah sisi pengguna, dan server side adalah sisi penyedia website tersebut. Dalam dunia pemrograman, client side scripting adalah segala sesuatu atau aktivitas yang dilakukan dan dijalankan oleh sisi pengguna.
Bahasa pemrograman yang digunakan pada client side scripting adalah bahasa yang bisa dijalankan oleh browser, diantaranya adalah HTML, CSS, Jquery, JavaScript dan lain – lain. Kode – kode client side bisa kita lihat pada halaman atau situs website dengan cara klik kanan lalu view source, maka disitu akan muncul kode program yang dimana sebagai unsur dan elemen elemen pembentuk website tersebut. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahasa yang bisa dijalankan oleh browser tidak memerlukan yang namanya web server untuk menjalankannnya.
Kemudian apa yang dimaksud Server Scripting?
Dalam dunia pemrograman, Server Side Scripting adalah segala sesuatu atau aktivitas yang dilakukan dan dijalankan pada sisi server side. Bahasa pemrograman pada server side adalah bahasa pemrograman yang mebutuhkan webserver untuk menjalankannya. Contoh bahasa Server Side adalah Java, Python, PHP, RUBY, SERVLET, dan lain – lain.
Server side script umumnya hanya ada pada website dinamis saja. Kode – kode server side scripting tidak bisa kita lihat seperti pada sisi client side. Hal tersebut dikarenakan kode pada server side script bersifat rahasia untuk client side.
Nah itulah sekilas mengenai server side scripting dan client side scripting, semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat. Sekian dulu penjelasan pada artikel kali ini, dan terimakasih sudah mampir.

Leave a Reply