Apa Itu Dollar Kuning




Apa Itu Dollar Kuning  – Secara Umum, “Dollar kuning” adalah istilah yang umumnya digunakan di Indonesia untuk merujuk kepada uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) yang telah beredar di pasar dalam kondisi yang tidak resmi atau ilegal. Istilah ini mengacu pada uang kertas dolar AS yang memiliki ciri khas segel keamanan berwarna kuning pada bagian ujungnya.

dolar

Dollar kuning seringkali diperoleh melalui jalur yang tidak resmi, seperti perdagangan valuta asing di pasar gelap atau kegiatan ilegal lainnya. Transaksi dengan dollar kuning dapat melibatkan risiko seperti keaslian uang yang diragukan, serta potensi keterlibatan dalam aktivitas ilegal atau pencucian uang.

Meskipun di Indonesia, perdagangan dollar kuning secara formal dilarang dan merupakan tindakan ilegal. Hal ini karena transaksi tersebut biasanya tidak dipantau oleh otoritas keuangan dan pajak, serta dapat menjadi sarana untuk kegiatan ilegal. Pemerintah Indonesia menerapkan peraturan ketat terhadap perdagangan valuta asing untuk mengendalikan stabilitas mata uang dan mencegah kegiatan ilegal. Selain dalam dunia perdagangan, dollar kuning juga menjadi hal yang menyebalkan bagi para konten kreator. Kok bisa?  Anda bisa menyimak penjelasan dibawah ini

Apa Itu Dollar kuning pada dunia konten kreator

Dalam dunia konten kreator, istilah “dollar kuning” merujuk pada penghasilan atau pendapatan yang diperoleh dari program afiliasi atau iklan yang bersifat tidak resmi atau kurang jelas secara etis. Ini bisa terjadi ketika seorang konten kreator menerima kompensasi dalam bentuk dolar Amerika Serikat (USD) dari sumber yang kurang terpercaya atau berpotensi melanggar ketentuan dan peraturan tertentu. Misalnya, konten kreator dapat terlibat dalam program afiliasi yang menawarkan bayaran dalam bentuk dollar Amerika, namun sumber pendapatan tersebut mungkin tidak sepenuhnya legal atau terverifikasi. 

Dalam hal ini, konten kreator yang menerima “dollar kuning” mungkin terlibat dalam praktik yang dapat membahayakan reputasi mereka, melanggar hukum, atau merugikan pengguna lain. Selain itu, sumber pendapatan yang tidak jelas atau ilegal juga dapat menimbulkan risiko keuangan, seperti potensi penipuan atau tindakan hukum dari pihak berwenang.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*